Jamparing Asih

Majelis Masyarakat Maiyah Bandung 

Menabur Cinta Memperluas Cakrawala

Post Terbaru

Syeikh Kamba Telah Berpulang

Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun…Sabtu (20/6) menjelang fajar pukul 01.00 WIB telah dipanggil Allah Swt SYEIKH PROF. DR. NURSAMAD KAMBA Marja’ Maiyah kita, Guru dan sahabat kita, kekasih yang kita junjung dengan sepenuh cinta. Beliau menyelesaikan Buku “Mencintai Allah Secara Merdeka”, dan Allah Swt berkenan memerdekakannya. Semoga Bu Fatin dan anak-anak cucu beliau semua ditabahkan hatinya oleh Allah Swt. Mbah Nun, Bu Novia, SekeluargaJamaah Maiyah Nusantara Saat ini jenazah Syeikh Nursamad Kamba berada di rumah duka, di Jl. Dukuh 5 RT 02/03 No. 37 Kel. Dukuh Kec. Kramat Jati (dekat Kelurahan Kampung Dukuh).

Sengkuni 2019

poster

Cuaca Manusia

Mukadimah Cuaca Manusia Dalam menjalankan peran kehidupannya, setiap makhluk hidup di jagat raya ini dikungkung oleh sesuatu yang mempengaruhi, membatasi, bahkan menentukan proses pertumbuhan …

ASALKAN ENGKAU TAK MARAH KEPADAKU

Oleh: Emha Ainun Nadjib   Di ruang tunggu bandara, ketika menunggu pesawat delay, saya duduk, menutupi wajah dengan tangan. Berusaha tidur, kalau nggak bisa ya pura-pura tidur, supaya saya merdeka. Kapan saja bisa ambil jarak dari kehidupan, itulah kemerdekaan. Tapi tiba-tiba ada yang …

LIMA TANTANGAN PERUBAHAN

Oleh: Emha Ainun Nadjib   Meskipun Nabi atau Rasul, tidak terhindar dari sekurang-kurangnya lima tantangan, ujian atau halangan, ketika mensosialisasikan perubahan kepada masyarakatnya. Misalnya Nabi Nuh, Ruhullah – bahkan  ia ruh-nya Allah …

Tahun Pertama Menjadi Kurir Cinta Maiyah

Cinta, sepertinya akan atau bahkan mungkin sudah menjadi sesuatu yang langka saat ini. Bagaimana tidak, kita saat ini sudah jarang sekali bahkan nyaris tidak lagi memakainya dalam setiap gerak dan …

KOLOM PENGGIAT : MUNGGAH

oleh Wawan Gunawan Sebetulnya nama saya Marni, meski teman-teman di kota lebih mengenal saya sebagai Verra. Tante Yati yang pertama kali memberi …

Mukadimah : Kakaren Zaman

Mukadimah Kakaren Zaman     Dalam bahasa Sunda, dikenal --dan dituturkan dalam kesehariannya-- kata ‘kakaren’. Yakni penyebutan terhadap sisa-sisa kue atau makanan yang disajikan ketika berlangsung ‘pesta pora’ hari raya lebaran. Entah bagaimana kondisi, suasana dan nuansa linguistik terma kakaren itu pertama kali dilahirkan …

Maiyahan Jamparing Asih RRI

Berbicara Air ialah berbicara tentang sumber. Sumber dan sekaligus inti dari kehidupan ini yaitu yang Maha Tunggal, Allah SWT. Air sering digunakan sebagai bahasa simbol oleh dunia sastra. Simbol kerinduan …

Something went wrong.

Something went wrong.

Something went wrong.

Jamparing Asih

Majelis Masyarakat Maiyah Bandung 

Menabur Cinta Memperluas Cakrawala