BAKiAK

Dalam kehidupan berideologi kemajuan ini, tak perlu heran berhamburan ungkapan yang memuji masa kini dan masa depan. Modern, mutakhir, trending, up-to-date, kekinian, progresif, futuristik. Dan yang paling gres: zaman now. Sementara itu, pandangan merendahkan terhadap masa lalu pun banyak terungkap dalam bahasa kita. Kuno, kolot, konservatif, ketinggalan zaman, jadul (jaman dulu), kudet (kurang update), ABG (Angkatan Babe Gue). Singkat kata: mengikuti segala tren zaman now itu kemajuan dan bagus, sedangkan berpegang pada masa lalu itu Read more…

MUKADIMAH: Ge Er (Tak Sudah-sudah)

Gede Rasa (GR, Ge Er) –secara jelas– sangat akrab, karib, dan inheren dalam keseharian kita berbahasa, baik lisan maupun tulis. Misal, meminjam dialek Sunda, sering diucapkan oleh manusia-manusianya: “Matakna, jadi jelma teh ulah sok gampang GR!” Atau, ala logat Betawi, “Ah loe, GR amat jadi orang”. Dan banyak lagi, silahkan cari padanan nuansa-nuansanya dalam berbagai ragam budaya bahasa masyarakat kita. Apa itu GR? Sejak kapan term itu lahir dalam ruang budaya manusia Indonesia, atau Nusantara? Read more…

MUKADIMAH: TERNAK ILMU(WAN)

Kapan terakhir kali kita menjenguk suatu peternakan? Atau minimal mengintip ke dalam kandang binatang ternak yang berisi satu kontingen keluarga saja. Bagaimana kondisinya? Seperti apa manajemen, pemosisian peran dan tata-kelola kekeluargaan di dalamnya? Harmoniskah hubungan hewan ternak dengan pemiliknya? Tidak harus dijawab sekarang. Lantas, setelah mencuripandangi perihal ternak secara visual-imajinatif, adakah terlintas di benak masing-masing tentang kemiripan ‘peradaban ternak’ di kandang, dengan wajah situasi negara kita, bahkan dunia, belakangan ini—beserta komplikasi silang-sengkarut konstelasi di dalamnya? Read more…

MUKADIMAH: Colak-Colek Calik

Hari-hari ini sungguh bising negeri kita. Penyebabnya: perhelatan penting yang bakal digelar tahun depan. Demi persiapan menghadapinya, kita saksikan para tokoh dan petinggi sibuk melakukan pendekatan. PDKT kata anak zaman now. Ibarat proses PDKT, terjadilah colek sana colek sini, menebar pesona, bujuk rayu untuk dipersunting. Kenapa sih begitu semangat mereka colak-colek? Genit amat… Rupanya itu ada kaitan dengan peluang mereka mendapat kursi di perhelatan yang akan datang. Susah amat ya dapat kursi, alat sederhana untuk Read more…

MUKADIMAH : Mudik ( Bandung Indonesia pulang pergi).

Aku kembali ke bandung dan kepada cintaku yang sesunguhnya. -Bung karno Sengaja saya awali tulisan muqadimah pengantar diskusi ini dengan kata-kata dari anak cucu bangsa nusantara yang dimana ia kemudian menjadi proklamator negara, yang hari ini kita dan dunia kenal dengan nama Indonesia. Terlepas dari konteks sejarah dan maksud bagaimana bung besar mengucapkan kalimat tersebut, namun hal penting yang saya garis bawahi adalah bahwa ada perasaan begitu besar yang sulit untuk dijelaskan, terkubur dan tersimpan Read more…

Reportase : Manusia Puasa

MANUSIA PUASA (Reportase Maiyah Jamparing Asih 23 Mei 2018)   Kesannya memang seperti agak senewen kalau hendak menyinggung tema “Manusia Puasa”. Sementara untuk membedah dimensi ‘puasa’ saja atau ‘manusia’ hungkul—yang masing-masingnya kebak nilai-nilai tak kasat mata plus menyiratkan banyak dimensi (multidimensi) nan variatif—peradaban masa kini yang paling mutakhir sekali pun tetap akan masih merasa kewalahan. Apalagi jika disatukan? Namun, bukankah perkara kesukaran tersebut menjadi cair dan akan terasa ringan jika didasarkan pada rasa rindu untuk Read more…

Reportase : SHUTDOWN

SHUT DOWN (Jamparing Asih Edisi September 2017)   Kenapa tiba-tiba shut-down? Apakah JA hanya sekedar berniat menggugurkan atau memenuhi kriteria “trendisitas istilah” agar dapat tergolong ke millenial-term yang sedang menggemparkan dirinya sendiri sekarang ini? Bermacam-macam respon. Sah-sah saja. Itu masih Hak Asasi Makhluk (HAM) kata beberapa. Stimulus tema sejenis demikian, shut-down, sangat mungkin dan memang berpotensi untuk digali dalam keseharian kita yang telah dibanjiri informasi (information-overflow) dan serba machine serta kebak anasir-anasir elektronik. Bahkan nyaris Read more…

MUKADIMAH : MANUSIA PUASA

Apa yang ada di pikiran dan benak kita ketika mendengar istilah ‘Manusia Puasa’? Apakah ‘Manusia Puasa’ itu manusia yang seumur hidupnya dihabiskan dengan menjalankan ritual puasa? Tidak makan dari waktu imsak sampai waktu magrib? Apakah puasa kita maknai hanya sesempit itu? Apabila kita lacak dari akar bahasa, puasa berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Upawasa yang bermakna ritual untuk mendekatkan diri, agar sampai pada perjumpaan agung dengan Sang Maha Agung. Ada juga istilah selain Upawasa yaitu Read more…

Mukadimah : Sidik Paningal

Sidik paningal? Penglihatan yang lanthip, teg, tepat, akurat, presisi & jelas ke titik, dalam bahasa arabnya ya ‘Ainun Nadjib’. Tidak blero-blero seperti kebanyakan orang zaman sekarang atau mungkin ribuan tahun lalu di tiap masa nya. Lah kok blero-blero? Di zaman teknologi maju pesat dan segalanya bisa dengan mudah dilakukan secara instant? Dimana robot dengan mudah tercipta di berbagai tempat. Pangkas ilmunya, injeksi perintah program yang harus dijalankan tanpa ada kemungkinan tolah-toleh, tangan kaki terantai, mata Read more…

mukadimah: dogdog pangrewong

Dogdog adalah alat musik membranophone  yang suaranya keras dan nyaring seperti drum. Namun drum ini membrannya menggunakan plastik sedangkan dogdog menggunakan kulit kambing yang dikencangkan oleh rotan dan belahan kayu atau dalam istilah Sundanya yaitu dipaseuk. Salah satu kesenian di Jawa Barat yang menggunakan dogdog adalah seni Reak, kesenian ini dahulu memiliki fungsi sebagai sarana untuk mengiringi upacara panen padi, khusunya ketika mengangkut padi dari sawah menuju lumbung. Dewasa ini akibat banyak petani yang gantung Read more…