Jamparing Asih

Majelis Masyarakat Maiyah Bandung 

Menabur Cinta Memperluas Cakrawala

Post Terbaru

Ka Luhur Teu Sirungan Kahandap Teu Akaran

Mukadimah Ka Luhur Teu Sirungan Kahandap Teu Akaran “Ka Luhur teu sirungan Kahandap teu akaran” Peribahasa ini mungkin tidak asing terdengar di telinga kita. Sebab, sebenarnya peribahasa tersebut cukup sering diucapkan oleh para orang tua. Pengertiannya pun beragam. Secara litterjik arti dari peribahasa itu adalah “ke atas tidak berbuah kebawah tidak berakar”. Namun pengertian dari peribahasa ini umumnya  adalah orang atau bangsa yang tidak berakar pada asal muasal ‘jati dirinya’. Maka, dia  tidak akan berkembang sedikit pun terhadap ‘kemajuannya’.  Sederhananya, hal tersebut  bisa dikataan sebagai krisis identitas. Sebagai contoh di era super globalisasi ini—budaya atau kebiasaan dari belahan dunia luar dengan berbagai macam jenis nya itu—terus …

Sengkuni 2019

poster

Ka Luhur Teu Sirungan Kahandap Teu Akaran

Mukadimah Ka Luhur Teu Sirungan Kahandap Teu Akaran “Ka Luhur teu sirungan Kahandap teu akaran” Peribahasa ini mungkin tidak asing terdengar di telinga kita. …

Mukadimah: Konotasi Denotasi

Mukadimah Mukadimah Sebelum lebih jauh membicarakan seputar definisi, pemaknaan, dan nilai, alangkah baik …

ASALKAN ENGKAU TAK MARAH KEPADAKU

Oleh: Emha Ainun Nadjib   Di ruang tunggu bandara, ketika menunggu pesawat delay, saya duduk, menutupi wajah dengan tangan. Berusaha tidur, kalau nggak bisa ya pura-pura tidur, supaya saya merdeka. Kapan saja bisa ambil jarak dari kehidupan, itulah kemerdekaan. Tapi tiba-tiba ada yang …

LIMA TANTANGAN PERUBAHAN

Oleh: Emha Ainun Nadjib   Meskipun Nabi atau Rasul, tidak terhindar dari sekurang-kurangnya lima tantangan, ujian atau halangan, ketika mensosialisasikan perubahan kepada masyarakatnya. Misalnya Nabi Nuh, Ruhullah – bahkan  ia ruh-nya Allah …

Tahun Pertama Menjadi Kurir Cinta Maiyah

Cinta, sepertinya akan atau bahkan mungkin sudah menjadi sesuatu yang langka saat ini. Bagaimana tidak, kita saat ini sudah jarang sekali bahkan nyaris tidak lagi memakainya dalam setiap gerak dan …

KOLOM PENGGIAT : MUNGGAH

oleh Wawan Gunawan Sebetulnya nama saya Marni, meski teman-teman di kota lebih mengenal saya sebagai Verra. Tante Yati yang pertama kali memberi …

Mukadimah : Kakaren Zaman

Mukadimah Kakaren Zaman     Dalam bahasa Sunda, dikenal --dan dituturkan dalam kesehariannya-- kata ‘kakaren’. Yakni penyebutan terhadap sisa-sisa kue atau makanan yang disajikan ketika berlangsung ‘pesta pora’ hari raya lebaran. Entah bagaimana kondisi, suasana dan nuansa linguistik terma kakaren itu pertama kali dilahirkan …

Maiyahan Jamparing Asih RRI

Berbicara Air ialah berbicara tentang sumber. Sumber dan sekaligus inti dari kehidupan ini yaitu yang Maha Tunggal, Allah SWT. Air sering digunakan sebagai bahasa simbol oleh dunia sastra. Simbol kerinduan …

Something went wrong.

Something went wrong.

Something went wrong.

Jamparing Asih

Majelis Masyarakat Maiyah Bandung 

Menabur Cinta Memperluas Cakrawala