Mukadimah: Ngindung Ka Waktu Mibapa Ka Zaman

Mukadimah Ngindung Ka Waktu Mibapa Ka Zaman Adalah falsafah orang sunda terhadap waktu. Singkatnya pengertian dari istilah ini, adalah belajar terkoneksi dan mengiblat terhadap waktu, serta memperhatikan perkembangan zaman. Ruang dan waktu tidak bisa dipisahkan satu sama lainya, dan kedua hal itu adalah inti dari keberlangsungan kehidupan. sejarah adalah sebuah Read more…

Mukadimah: Paeh Poso

Mukadimah Paeh Poso “Paeh Poso” merupakan warisan dari kebudayaan orang sunda terdahulu, Kalau dalam kamus bahasa sunda, kata ini mengandung dua makna tapi satu dalam maksudnya, bisa juga kita sandingkan istilah ini dengan kata yang lagi viral dan sangat mudah keluar dari lisan orang yang memegang kunci surga, yai “Jihad” Read more…

Mukadimah: Mencuci Gudang, Menjual Garasi

Mukadimah Mencuci Gudang, Menjual Garasi Mengoleksi barang antik merupakan sebuah kesenangan atau hobi bagi sebagian kalangan dan menjadi suatu kegiatan keterpaksaan bagi sebagian lainnya. Oleh sebab itu, di rumah-rumah, kantor, maupun pertokoan, tak pernah lepas dari satu ruangan bernama “gudang”. Tempat ini tidak berukuran cukup besar, apabila sudah melebihi kapasitas, Read more…

Mukadimah: Butterfly Effect

Mukadimah Butterfly Effect Butterfly effect, efek kupu-kupu? Edward Norton Lorenz pada tahun 1961 mengemukakan sebuah teori, bahwa seluruh kejadian dalam kehidupan kita pada dasarnya adalah rangkaian dari kejadian acak atau random. Dengan simulasi program di komputer, ia berusaha memprediksi kondisi cuaca. Hingga akhirnya ia menemukan angka faktor 0,506. Semakin kecil Read more…

Mukadimah: Kalangkang

Mukadimah Kalangkang “Bayangan adalah kepastian, tapi itu bukanlah kesejatian” Kalangkang. Kata ini diambil dari bahasa Sunda yang berarti “bayangan”. Lantas apa yang dimaksud kalangkang atau bayangan dalam ranah yang akan dijadikan sebuah bahan renungan maiyahan kali ini? Mungkin tulisan pengantar ini sedikitnya bisa memberikan gambaran sederhana, meski, sebagai penghatur mukadimah, Read more…

Mukadimah: Yatim Sejarah

Mukadimah Yatim Sejarah Manusia tidak bisa menentukan ayah dan ibu biologisnya saat hendak dilahirkan, hal itu seolah telah menjadi ketetapan Tuhan yang tidak bisa diganggu-gugat atau ditawar. Namun, hal itu tidak membuat Tuhan terlihat menjadi otoriter, sebab Ia memberi kesempatan bagi manusia untuk memilih ayah dan ibu atau leluhur “spiritualnya” Read more…

MUKADIMAH: Sosoroh Kojor

Mukadimah Sosoroh Kojor Dalam kehidupan Urang Sunda, praktik berbahasa menggunakan peristilahan atau peribahasa sangat erat kaitannya dengan laku yang dijalankan dalam kehidupan kemasyarakatannya. Beribu-ribu peribahasa lahir dari kearifan hidup masyarakat Sunda. Dari beragamnya peribahasa yang lahir dan digunakan, terdapat istilah “Sosoroh Kojor”. Peribahasa ini memiliki makna tentang aktifitas suka atau Read more…

MUKADIMAH: Tumpeng Madangan

Mukadimah Tumpeng Madangan   Kiranya seperti itulah judul yang kami ambil untuk Majelisan Maiyah Jamparing Asih kali ini. Lantas apa itu Tumpeng Madangan? Singkat kata, kami terinspirasi judul tersebut ketika Simbah Maulana Muhammad Ainun Nadjib menengok gubuk kami, selaku anak-cucunya yang tinggal dan berusaha menyebarkan benih-benih cinta kasih (maiyah) di Read more…

MUKADIMAH: BAKiAK

Dalam kehidupan berideologi kemajuan ini, tak perlu heran berhamburan ungkapan yang memuji masa kini dan masa depan. Modern, mutakhir, trending, up-to-date, kekinian, progresif, futuristik. Dan yang paling gres: zaman now. Sementara itu, pandangan merendahkan terhadap masa lalu pun banyak terungkap dalam bahasa kita. Kuno, kolot, konservatif, ketinggalan zaman, jadul (jaman Read more…

MUKADIMAH: Ge Er (Tak Sudah-sudah)

Gede Rasa (GR, Ge Er) –secara jelas– sangat akrab, karib, dan inheren dalam keseharian kita berbahasa, baik lisan maupun tulis. Misal, meminjam dialek Sunda, sering diucapkan oleh manusia-manusianya: “Matakna, jadi jelma teh ulah sok gampang GR!” Atau, ala logat Betawi, “Ah loe, GR amat jadi orang”. Dan banyak lagi, silahkan Read more…